HOME » VIDEO » 'ALAS PATI' Film Horor Ungkap Kisah Kumpulan Youtuber Yang Berujung Petaka


Jum'at, 25 Mei 2018 14:00 Penulis: Ferry Sanjaya

'ALAS PATI' Film Horor Ungkap Kisah Kumpulan Youtuber Yang Berujung Petaka

Kapanlagi.com - Sutradara spesialis horor Jose Poernomo kembali dengan karya terbarunya bertajuk ALAS PATI. Dibuatnya proyek satu ini rupanya mengabulkan permintaan Nikita Willy yang ingin berakting dalam film horor berbau petualangan serta penuh adegan berbahaya.

ALAS PATI yang berkisah tentang petualangan anak-anak muda ke tempat seram demi meramaikan channel YouTube mereka menjadi kolaborasi ke-2 Jose Poernomo dengan Nikita Willy. Tahun lalu mereka bekerja sama dalam GASING TENGKORAK yang mendapatkan total penonton 422.330 selama satu bulan tayang di bioskop.

Lantas, apa perbedaan ALAS PATI dengan film-film horor lainnya? Datang ke studio Kapanlagi com, Nikita Willy dan Naomi Paulinda menjawab pertanyaan tersebut.

Nikita Willy & Naomi Paulinda © Kapanlagi/Muhammad Akrom SukaryaNikita Willy & Naomi Paulinda © Kapanlagi/Muhammad Akrom Sukarya

"Kita adalah kumpulan Youtuber yang ingin mencari konten-konten seru. Akhirnya kita ke Alas Pati yang emang dikenal hutan paling angker sekarang, dan banyak hal-hal yang terjadi di situ, sampai terornya kebawa pas kita pulang," ungkap Nikita.

"Kalau di Alas Pati itu ada banyak keindahan Indonesia, adventure banget di film ini. Pokoknya bener-bener seru banget deh, dan itu persahabatan banget di film ini," tambah Naomi.

Baik Nikita dan Naomi ngobrolin panjang lebar tentang film ALAS PATI ini loh. Yuk simak videonya untuk mendengarkan dengan lebih lengkap.

Simak Berita Lainnya:

Sinopsis 'TIADA HARI YANG TAK INDAH' Episode 12 Tayang Jumat, 25 Mei 2018

Bikin Horor 'ALAS PATI', Jose Poernomo Kabulkan Permintaan Nikita Willy

Lakoni Adegan Bahaya Tanpa Pengganti, Nikita Willy Ogah Jadi Aktris Banyak Ngeluh

Sinopsis 'TIADA HARI YANG TAK INDAH' Episode 7 Tayang Senin, 21 Mei 2018

Sinopsis 'TIADA HARI YANG TAK INDAH' Episode 3 Tayang Jumat, 18 Mei 2018

(kpl/frs)

Editor:

Ferry Sanjaya


Beri Komentar