HOME » VIDEO » Sutradarai 'GERBANG NERAKA', Ini Alasan Rizal Mantovani Pilih Gunung Padang


Sabtu, 28 Oktober 2017 11:30 Penulis: Ferry Sanjaya

Sutradarai 'GERBANG NERAKA', Ini Alasan Rizal Mantovani Pilih Gunung Padang

Kapanlagi.com - GERBANG NERAKA membawa angin segar dalam industri film Indonesia. Di saat tanah air masih terbuai dengan film-film bergenre drama, film ini hadir dengan genre thriller dan membawa misteri mengenai Gunung Padang ke layar lebar.

Lalu, apa alasan sang sutradara, Rizal Mantovani memilih Gunung Padang sebagai tema utama filmnya? Rizal mengaku jika dirinya ingin mendapatkan tantangan dan sesuatu yang baru.

"Jadi kita masuk ke dalam project ini ingin mendapat sesuatu yang baru kepada diri kita sendiri dan penonton. Kalau yang udah-udah, kalau kita ngomong film bernuansa horor pasti ada urban legendnya, 99% pasti kesana," ungkapnya.

Rizal Mantovani & Julie Estelle © Kapanlagi/Bayu HerdiantoRizal Mantovani & Julie Estelle © Kapanlagi/Bayu Herdianto

"Terus, tantangan dari mas Rony waktu itu 'yuk, kita bikin sesuatu yang tidak bersinggungan dengan legenda urban.' Berarti berdasarkan dari sesuatu yang ada, dan Gunung Padangyang dipilih," tambahnya.

Dirinya juga menambahkan beberapa info mengenai Gunung Padang. Disebutkan bahwa di dalamnya adalah buatan manusia, dan tes yang sudah dilakukan membuka fakta jika piramid Gunung Padang ini lebih tua dari piramid Mesir.

"Setelah dites, ternyata memang benar Gunung Padang ini dalamnya adalah man made, buatan manusia. Dan secara tes juga sudah dilakukan, bahwa Gunung Padang ini lebih tua dari piramid Mesir," tutupnya.

Simak Berita Lainnya:

'GERBANG NERAKA' Akan Rilis, Ini Hal Unik Yang Dialami Reza Rahadian & Dwi Sasono

Dwi Sasono dan Reza Rahadian Pernah Alami Hal Mengerikan Dengan Makhluk Halus?

Bermain Dalam 'GERBANG NERAKA', Ini Yang Bikin Dwi Sasono & Reza Rahadian Ngeri

'GERBANG NERAKA' Dwi Sasono Ungkap Arti di Balik Gold, Gospel & Glory

Bermain Dalam Film 'GERBANG NERAKA', Ini Cerita Unik Dwi Sasono & Reza Rahadian

(kpl/frs)

Editor:

Ferry Sanjaya


Beri Komentar