HOME » VIDEO » Tampil Dalam Film 'RUQYAH: THE EXORCISM', Evan Sanders Berperan Sebagai Jurnalis


Tampil Dalam Film 'RUQYAH: THE EXORCISM', Evan Sanders Berperan Sebagai Jurnalis

Kapanlagi.com - Evan Sanders, Mega Carefansa dan Ratu Azalia berperan dalam film RUQYAH: THE EXORCISM. Film dengan genre horor ini mengungkap fenomena susuk dan pemikat yang masih sering dipraktekkan di Indonesia.

Ketiganya berkesempatan untuk mengunjungi kantor Kapanlagi.com dan membahas film ini. Seperti apa sih peran ketiganya dalam film ini?

"Peran saya disini sebagai Mahisa, seorang jurnalis yang banyak sekali meliput tentang hal-hal berbau klenik. Sering sekali Mahisa ini pergi keluar kota, meliput sesuatu yang gaib," ungkap Evan.

Evan Sanders, Mega Carefansa dan Ratu Azalia © Kapanlagi/Budy SantosoEvan Sanders, Mega Carefansa dan Ratu Azalia © Kapanlagi/Budy Santoso

"Saya disini berperan sebagai Kumala, yang merupakan ibunya Asha (Celine Evangelista). Ibu Kumala ini sosok seorang ibu dari kampung, sosoknya keibuan banget, sayang sama anaknya, tapi dibalik itu semua, ibu Kumala adalah dalang dari terjadinya peristiwa ganjil di Asha tersebut," ungkap Mega Carefansa.

"Aku sendiri sebagai adiknya Asha. Disini aku nggak tahu kalau sebenarnya dalang dibalik kakak aku bisa jadi seperti yang diceritakan tadi itu adalah ibu aku sendiri. Padahal ibu aku itu baik banget, tulus banget," ucap Ratu Azalia.

Evan sendiri menambahkan jika film ini menceritakan tentang orang yang menggunakan hal klenik demi mendapatkan kesuksesan. Seperti kita tahu, praktek pemakaian hal-hal klenik untuk menambah kepercayaan diri atau meraih kesuksesan masih jamak terjadi di tanah air.

Simak Berita Lainnya:

Rumah di Film ‘PENGABDI SETAN’ Jadi Ladang Bisnis, Ini Komentar Joko Anwar

Going Viral, Ini Alasan Joko Anwar Minta Netizen Bikin Meme 'Ibu'

Tembus 2 Juta Penonton, ‘PENGABDI SETAN’ Gelar Syukuran Tanpa 'Ibu'

'PENGABDI SETAN' Jadi Horor Pertama Masuk Kategori Film Terbaik FFI

Rizal Mantovani Jadi Sutradara Remake Film Horor Legendaris 'BAYI AJAIB'

(kpl/frs)

Editor:

Ferry Sanjaya


Beri Komentar