Umay Shahab Si Paling Takut Hantu, Kenapa Bisa Jadi Produser Film Horor 'TEMURUN'?
Kapanlagi.com - KLovers,
Sukses merebut hati jutaan penonton lewat dua film bergenre drama, rumah produksi Sinemaku Pictures merilis horor berjudul TEMURUN. Dalam film ini kursi penyutradaraan diserahkan pada debutan bernama Inarah Syarafina. Sebelumnya Inarah pernah menggarap film pendek. Ketika ditawari oleh duo produser Prilly Latuconsina dan Umay Shahab menggarap film panjang, tentu saja ia sempat ragu dan tidak percaya diri. Umay Shahab mengaku bila dirinya adalah seorang penakut. Maka ketika bertugas sebagai produser dan harus memantau proses editing, ia dibuat lelah karena ketakutan. "Gue capek ngedit film ini karena capek ketakutan sendiri. Serius, gue penakut banget. Kalau ada ide gue nggak bisa jadi benchmark untuk jadi ruang diskusi. Prosesnya menyenangkan walau capek saat ngedit," aku Umay pada kesempatan yang sama.
Advertisement
Simak Berita Ini Juga Ya!
- Akui Dirinya Penakut, Umay Shahab Capek Mengedit Film Horor 'TEMURUN'
- Fakta Menarik Umay Shahab, Dulu Artis Cilik kini Jadi Sukses Jadi Sutradara dan Produser
- Film Dokumenter Dua Diva Indonesia, Raisa dan Rossa Akan Segera Hadir
- Genre Horror Hingga Drama, Sinemaku Pictures Akan Produksi 3 Film di Tahun Ini!
- Pacar Umay Shahab Bernama Inarah Syarafina Debut Menyutradarai Film Horor 'TEMURUN'
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
Berita Foto
(kpl/iqb)
Advertisement
BERITA TERKAIT
-
Keanu & Umay Syuting Tanpa Naskah?! | KERAMAT 2: Caruban Larang
-
Menangis, Doktif Sujud Syukur Saat Gugatan Praperadilan dr. Richard Lee Ditolak
-
Bongkar Sindikat Peredaran Narkoba Dalam Lapas, Ammar Zoni Resmi Jadi Justice Collaborator
-
Ahmad Dhani Buka Dewa 19 Restography Java Rock Dengan Modal Rp 10 M, Untuk Persiapan Pensiun?
-
Kisah Romantis Marcell Siahaan & Rima Melati Adams - KL TALK
-
Setelah Komnas PA, Inara Rusli Siap Laporkan Virgoun ke Polisi
-
Virgoun Datangi Komnas PA, Siap Mediasi Dengan Pihak Inara Rusli
-
Di Balik Layar Hari Pertama 'Marapthon: The Last Tale', Ada Tawa dan Tangis
