Buntut Kericuhan Bersih Desa, Wali Kota Malang Larang Penggunaan Sound Horeg
Kapanlagi.com - Acara Karnaval Bersih Desa di Mulyorejo, Sukun, Kota Malang pada Minggu 13 Juli 2025 lalu berujung ricuh. Warga yang merasa terganggu terlibat baku hantam dengan peserta karnaval yang tidak terima karena ditegur.
Menanggapi kejadian tersebut serta keluhan dari warga yang terdampak, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menerbitkan larangan penggunaan sound horeg, baik untuk kegiatan karnaval maupun acara Bersih Desa. Hal senada juga disampaikan oleh Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli, bahwa pemakaian sound horeg harus memiliki izin resmi dari Polresta Malang Kota.
Sebelumnya, MUI Jawa Timur juga telah menerbitkan fatwa haram untuk kegiatan sound horeg. Simak update terbaru hanya di KapanLagi, karena kalau bukan sekarang, kapan lagi?
Advertisement
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(kpl/eri)
Advertisement
BERITA TERKAIT


Karnaval Sound Horeg di Malang Ricuh, Warga dan Peserta Saling Serang


Onyo Peringatkan Karyawan Sarwendah: Jangan Tutup Akun dan Kolom Komentar


Onyo Sempat Menangis Melihat Unggahan Sarwendah Yang Viral: Kenapa Bunda Setega Itu?


Virgoun Kembalikan Anak-Anaknya Pada Mantan Istri, Kondisi Mental Inara Rusli Perlahan Pulih


Laporan Macet, Inara Rusli Akan Laporkan Penyidik ke Propam Mabes Polri


Saksi Kunci Kabur, Laporkan Erin ke Polisi dan Berikan Kesaksian Mengejutkan


Doktif Bongkar Fakta: Richard Lee Pakai Wig Untuk Menutupi Produk Gagal?


Richard Lee Akui Kesalahan, Doktif Bongkar Keuntungan Mark Up Harga Produk














