VIDEO: Kisah Mistis di Balik Kemampuan Indra Keenam Marthino Lio
Kapanlagi.com - Kalau kalian fans berat ADA APA DENGAN CINTA 2, pasti tak akan asing dengan nama Marthino Lio. Lelaki yang akrab disapa Lio ini adalah teman duet Melly Goeslaw dalam lagu Ratusan Purnama yang jadi original soundtrack AADC 2.
Lio mengawali karirnya sebagai seorang model. Ia berangkat mewakili Riau dan lolos menjadi seorang model. Lalu, ia mengadu nasib dengan mengikuti pemilihan coverboy Aneka Yess pada tahun 2004 silam.
Dari situlah karirnya di dunia entertainment tanah air dimulai. Lio memulainya dengan menekuni dunia akting dan model, lalu kemudian mengikuti audisi untuk teman duet Melly di Ratusan Purnama.
Advertisement
"Gue tuh di sini punya tujuan untuk menginspirasi orang. Gue selalu memposisikan diri sebagai orang yang underdog, dikecilin. Tipe gue memang seperi itu, selalu nge-voor trus nanti pasti gue kejar. Kalau untuk di musik itu jadi hobi, kalau film passion, kalau untuk sinematografi to inspire," tuturnya kala berkunjung ke kantor KapanLagi.com®, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Tak banyak yang tahu jika selain suara merdu dan wajah ganteng, Lio juga punya gift tersendiri berupa sixth sense alias indra keenam. Ia mengaku jika kelima saudaranya juga punya kemampuan yang sama.
Sejak kecil, Lio sudah merasakan jika ia punya perbedaan dari teman-temannya. Ada banyak pengalaman mistis dan ngeri yang pernah dialaminya karena kemampuannya itu. Intip cerita Lio yang asli bikin merinding ini di sini.
(kpl/tch)
Advertisement
BERITA TERKAIT
-
Kedekatan Gewa Latuihamallo Dengan Marthino Lio - Panggil Dengan Sebutan 'Ayah' Lio
-
Marthino Lio, Sahira Anjani dan Daniel Mananta Saling Tunjuk Siapa yang Paling…
-
-
Richard Lee Akui Kesalahan, Doktif Bongkar Keuntungan Mark Up Harga Produk
-
Ingin Menenangkan Diri, Wardatina Mawa Kini Didekati Pria Turki
-
Dikabarkan Hanya Dapat Rp 500 Ribu Per Bulan, Wardatina Mawa Fokus Sidang Perceraian
-
Sarwendah Minta Maaf, Ruben Onsu: Ditujukan Untuk Netizen, Bukan Dirinya
-
Anak-Anak Kangen Ruben Onsu, Sarwendah Dinilai Tak Berikan Contoh Yang Baik
